Merdeka.com - Situs jejaring sosial saat ini bukan lagi sebagai situs yang hanya dapat dipandang sebelah mata saja. Saat ini, kehadiran situs jejaring sosial bisa diibaratkan sebagai tambahan dalam semboyan kesehatan, 4 Sehat 5 Sempurna + Jejaring sosial. Bukannya terlalu berlebihan, namun realitanya, banyak orang yang seakan-akan tidak bisa lepas dari situs pencari pertemanan ini.
Beberapa tahun lalu, MySpace dan Friendster sangatlah populer, ketika Facebook dan Twitter hadir, maka kemegahan Friendster dan MySpace seakan ikut pudar perlahan. Namun, tahukah Anda, situs jejaring sosial manakah yang sebaiknya Anda gunakan dalam dunia bisnis dan kapan menggunakannya.
Sebuah situs konsultan bisnis bernama Zitro telah melakukan sebuah riset untuk mengukur serta mendapatkan jawaban tersebut. Banyak situs-situs jejaring sosial yang dipakai sebagai bahan pembanding, seperti Mashable, Facebook, Twitter, LinkedIn, Google+, dan beberapa situs lainnya.
Dari banyaknya situs dipakai sebagai obyek perbandingan, Zitro hanya mengambil empat besar saja. Situs yang masuk dalam kategori empat besar antara lain, Facebook, Twitter, LinkedIn, dan Google+.
Sampai saat ini, situs jejaring sosial yang diciptakan oleh Mark Zukerberg ini telah memiliki lebih dari 845 juta pengguna yang tersebar di seluruh dunia. Pengguna Facebook terbanyak adalah berusia antara 21 sampai 24 tahun, kemudian diikuti oleh usia 18 sampai 20 tahun, dan yang terakhir adalah usia 35 sampai 44 tahun.
Dengan menggunakan jasa layanan Facebook para pebisnis dapat memberitahukan segala hal mulai dari profil perusahaan sampai dengan produk-produk yang mereka jual. Facebook tidak membatasi penggunanya untuk mengeksplorasi halaman yang dipakai penggunanya, itu sebabnya para pebisnis dapat dengan leluasa mempublikasikan segala sesuatu yang menyangkut bisnisnya.
Tidak hanya itu saja, pengguna Facebook dapat memposting tulisan, video, foto, polling, pertanyaan beserta jawaban, dan banyak lagi yang dapat digunakan untuk menunjang bisnis.
Mulai tahun 2006 sampai tahun 2012 ini, Twitter telah mempunyai lebih dari 140 juta pengguna aktif dan dalam sehari saja terdapat 340 juta tweet yang masuk dalam database Twitter.
Banyak pebisnis yang mengatakan Twitter lebih menarik dibanding Facebook, karena situs jejaring sosial ini membatasi penggunanya untuk menulis lebih dari 140 karakter. Oleh karenanya, situs ini bisa dibilang situs yang efisien dalam penyampaian, langsung pada tema, dan dapat digunakan untuk mencari apa yang disuka dan tidak disuka pelanggan secara cepat.
Sebanyak 54.6 persen pengguna Twitter adalah perempuan dan 45.4 persen lainnya adalah laki-laki. Sekitar 42.3 persen pemilik account Twitter berusia antara 31 sampai 49 tahun, dan sekitar 41.5 persen adalah berusia 18 sampai 29 tahun.
Keunggulan Twitter dibanding dengan jejaring sosial lainnya adalah langsung tepat pada inti pembicaraan, efisien, terdapat fasilitas hashtag yang dapat mengumpulkan topik-topik yang sejenis, dan tanya jawab antara produsen dan konsumen dapat terjalin dengan cepat dan tepat.
Situs ini sampai saat ini telah mempunyai lebih dari 150 juta pengguna aktif yang tersebar di seluruh dunia. Keunggulan LinkedIn adalah dapat memperlihatkan keahlian seseorang dan dapat terhubung dengan banyak orang yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang sama.
Pengguna LinkedIn dapat menciptakan Group yang digunakan sebagai tempat berdiskusi mengenai banyak hal, contohnya mengenai keunggulan dan kelemahan produk yang Anda jual. Pengguna situs ini sedikit didominasi oleh kaum pria sebanyak 51 persen dan 49 persen lainnya adalah wanita.
Sekitar 23 persen pengguna LinkedIn berusia 35 sampai 44 tahun dan 21 persen di bawahnya adalah berusia 45 sampai 54 tahun. Orang-orang berusia 25 sampai 34 tahun menduduki tingkat ketiga dengan perolehan sebanyak 20 persen. Sedangkan 35 persen lainnya, terbagi-bagi antara pengguna berusia 18, 18 sampai 24, 55 sampai 64, dan di atas 65 tahun.
Google+
Walaupun bisa dibilang masih kalah dengan ketiga jejaring sosial di atas, namun setidaknya, Google+ telah memiliki sekitar 100 juta pengguna aktif saat ini. Pengguna Google+ menuliskan status atau link sebanyak kurang lebih 625 ribu setiap harinya.
Dengan menambahkan tanda + sebelum nama orang-orang yang ada dalam daftar pertemanan, secara otomatis, orang tersebut dapat diajak berinteraksi berdua atau bersama-sama dengan lainnya. Hal ini sangat membantu para pebisnis untuk melakukan presentasi bisnis.
Nampaknya, pengguna Google+ ini lebih didominasi oleh kaum pria saja, karena sebanyak 69.62 persen pengguna adalah laki-laki dan hanya 30.38 lainnya adalah wanita. Pengguna situs jejaring sosial ciptaan Google ini lebih eksklusif dibanding dengan Facebook. Pengguna Google+ rata-rata mempunyai jenjang pendidikan yang tinggi, seperti pelajar atau mahasiswa, ahli mesin, desainer web, pengembang aplikasi atau software, dan marketing profesional.
Sama seperti Facebook, Google+ juga dapat digunakan untuk memposting semua informasi berupa tulisan, gambar atau foto, video, polling, dan melakukan tanya jawab dengan sesama pengguna Google+.
Apabila Anda adalah seorang pebisnis atau seorang enterpreneur, maka Anda diharapkan dapat bijak dan selektif memilih situs jejaring sosial. Karena dengan tidak selektifnya dalam pemilihan tersebut, maka semua usaha publikasi yang Anda lakukan akan sia-sia dan membuang waktu Anda dengan percuma
Sumber : http://www.merdeka.com/
